Berdasarkanpada bentuk dan mediumnya, seni dapat dibagi menjadi tiga jenis kelompok, yaitu kelompok seni rupa, seni pertunjukan, dan seni sastra. Jenis Ragam Macam Karya Seni. Seni rupa menurut fungsinya terdiri dari seni murni dan seni terapan. Sedangkan seni pertunjukan terdiri dari seni tari, seni musik, seni drama/teater, dan film. Tariyang merupakan seni budaya juga memiliki fungsi. Gerakan tari yang menjadi media untuk menyampaikan fungsi tersebut. Berdasarkan fungsinya, tarian di Indonesia diklasifikasi menjadi 3, yaitu : 1. Tari sebagai sarana upacara Tari sebagai upacara ini merupakan tarian yang biasa dipentaskan dalam upacara-upacara adat suatu daerah. Berdasarkanfungsinya, tata rias dibagi menjadi beberapa kelompok, kecuali. a. Tata rias koreksi b. Tata rias tumbuhan c. Tata rias karakter d. Tata rias fantasi e. Tata rias efek Jawaban : e 13. Berikut ialah keunikan cara memakai iringan tari, kecuali. a. Ditiup b. Digesek c. Dipukul memakai tangan Berikutini beberapa unsur - unsur tambahan pada seni tari, yaitu : Tata Rias dan Kostum Riasan dan kostum penari haruslah sesuai dengan tarian yang dibawakan dan juga karakter yang dimainkan oleh si penari. Unsur ini yang mendukung adanya suasana dari tarian dan menyampaikan pesan yang tersirat serta karakter yang diperankan. Pola Lantai Mendukungtema atau isi tari, dan memperjelas peranan-peranan dalam suatu sajian tari merupakan fungsi dari. 5aUeHC0. 25 Contoh Soal Seni Budaya Kelas 12 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawaban Lengkap~Part2 untuk siswa SMA/MA/SMK/MAK - Soal seni budaya kelas xii semester ganjil postingan ini, berisikan materi yang diambil dari Bab 6, "Konsep Garap Pergelaran Tari",seperti soal SBK mengenai proses garap gerak tari kreasi, serta soal tentang konsep tata pentas. Selain itu soal seni budaya yang sedang anda baca ini, merupakan lanjutan 15 contoh soal SBK sebelumnya yang diambil dari Bab 5, "Pergelaran Tari". Ada 25 butir soal 20 PG + 5 essay Seni Budaya kelas 12 semester ganjil K13 yang bisa dijadikan referensi belajar online mata pelajaran SBK. Dan bagi guru mapel kesenian, soal-soal yang ada bisa dijadikan rujukan dalam pembuatan soal ulangan ataupun Bank Soal. Berikut di bawah ini soal SBK kurtilas edisi lengkap dengan kunci jawabannya. A. Berilah Tanda silang x Pada huruf a, b, c, d, atau e di depan jawaban yang tepat! 1. Hal yang tidak perlu disiapkan sebelum menari adalah…. a. Penguasaan koreografi b. Penguasaan ruang pentas c. Pengausaan teknik gerak d. Rasa percayadiri yang tinggi e. Panggung dan dana Jawaban e 2. Sikap sempurna yang menjadi patokan untuk mengawali dan mengakhiri suatu gerakan disebut…. a. Sikap dasar b. Sikap lanjutan c. Gerak dasar d. Gerak lanjutan e. Gerak-gerik Jawaban a 3. Yang di ubah dalam tata rias karakter pada wajah yaitu, kecuali…. a. Umur b. Bangsa c. Sifat d. Ciri-ciri khusus yang melekat pada tokoh e. Ukuran wajah Jawaban e 4. Tata rias fantasi disebut juga…. a. Tata rias khusus b. Tata rias biasa c. Tata rias spesial d. Tata rias sedang e. Tata rias megah Jawaban c 5. Properti yang biasa dipakai dalam tari tradisional yaitu, kecuali…. a. Sapu tangan b. Kipas c. Tombak d. Gada e. Batu Jawaban e 6. Di bawah ini merupakan unsur pendukung tari yang berkaitan dengan tata artistic adalah, kecuali…. a. Tata lampu b. Tata properti c. Tata busana d. Tata panggung e. Tata rias Jawaban d 7. Tata rias yang berfungsi untuk menyembunyikan kekurangan-kekurangan yang ada pada wajah dan menonjolkan hal-hal yang menarik adalah…. a. Tata rias koreksi b. Tata rias efek c. Tata rias fantasi d. Tata rias karakter e. Tata rias binatang Jawaban a 8. Dalam suatu sajian tari, musik merupakan unsur…. a. Ritmis b. Geografis c. Statis d. Grafis e. Bekis Jawaban a 9. Rok, kemeja, mekak, rompi, kace, rapek merupakan property dan busana di dalam…. a. Pakaian dasar b. Pakaian kaki c. Pakaian tubuh d. Pakaian kepala e. Aksesories Jawaban a 10. Segala peralatan yang dipakai, dipegang, atau dimainkan oleh seseorang penari disebut…. a. Dance setting b. Dance decoro c. Dance drop d. Dance crop e. Dance prop Jawaban c 11. Yang bukan fungsi dari busana dalam tari adalah…. a. Mencitrakan keindahan penampilan b. Memberikan efek gerak pemain c. Memberikan efek dramatis d. Menggambarkan karakter tokoh e. Supaya terkesan monoton Jawaban e 12. Berdasarkan fungsinya, tata rias dibagi menjadi beberapa kelompok, kecuali…. a. Tata rias koreksi b. Tata rias tumbuhan c. Tata rias karakter d. Tata rias fantasi e. Tata rias efek Jawaban e 13. Berikut adalah keunikan cara menggunakan iringan tari, kecuali…. a. Ditiup b. Digesek c. Dipukul menggunakan tangan d. Digoyang-goyang e. Dipukul menggunakan alat Jawaban d 14. Fungsi musik atau iringan tari adalah sebagaimana di bawah ini, kecuali…. a. Pemberi tekanan-tekanan dalam gerak b. Sebagai pengiring c. Pembangun suasana d. Memberi pekerjaan pada musisi e. Pemberi ilustrasi Jawaban d 15. Mendukung tema atau isi tari, dan memperjelas peranan-peranan dalam suatu sajian tari merupakan fungsi dari…. a. Musik b. Tema c. Tata rias d. Panggung e. Kostum Jawaban e 16. Untuk penataan rias panggung tertutup dianjurkan agar tata rias…. a. Lebih tegas dan jelas garis-garisnya b. Tidak terlalu tegas dan tebal c. Tebal tetapi tidak memperhatikan garis-garisnya d. Menipiskan garis-garisnya e. Biasa-biasa saja Jawaban a 17. Penggunaan perasaan secara sepontan dalam suatu kondisi tertentu disebut…. a. Ekspresi b. Kreativitas c. Inovasi d. Gagasan e. Ide pokok Jawaban b 18. Tari memiliki dua sifat mendasar yaitu…. a. Kelompok dan individu b. Sosial dan kelompok c. Kelompok dan mandiri d. Individual dan sosial e. aiandividual dan mandiri Jawaban d 19. Unsur utama dalam seni tari adalah…. a. Hubungan b. Alunan c. Tingkatan d. Ruang e. Gerak Jawaban e 20. Di bawah ini merupakan fungsi dan busana dalam tata busana tari…. a. Membedakan prilaku tokoh satu dangan tokoh lain b. Memberi efek suasana c. Membantu menghidupkan karakter dan peran penari d. Memberikan efek gerak pemain e. Memberikan efek gembira pada tokoh Jawaban c Baca juga contoh soal PG seni budaya kelas 10 semester ganjil K13 dan soal PG SBK kelas 11 semester 1 K13 Untuk nomor 21-25 berbentuk essay/uraian B. Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar! 21. Jelaskan fungsi musik dalam iringan tari! Jawaban Musik iringan tari memiliki fungsi antara lain. a. Sebagai iringan gerakan, Musik iringan tari sebagai iringan gerakan memiliki arti bahwa ritme musik sesuai dengan ritme gerakan tidak sama b. Sebagai ilustrasi, musik iringan tari sebagai ilustrasi mengandung arti bahwa musik dapat menggambarkan suasana yang sedang terjadi dalam sebuah tarian c. Sebagai pembangun suasana. 22. Sebutkan usur-unsur pendukung dalam tari! Jawaban Tata busana, tata rias, tata musik 23. Sebutkan hal-hal yang harus diperhatikan dalam penataan dan penggunaan busana tari! Jawaban Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penataan dan penggunaan busana tari a. Busana tari hendaknya enak dipakai dan sedap dilihat oleh penonton b. Pengguna busana selalu mempertimbangkan isi/tema sehingga dapat menghadirkan suatu kesatuan antara tari dan tata busana c. Penata busana hendaknya biasa merangsang imajinasi penonton d. Desain busana harus memperhatikan bentuk-bentuk gerak tari e. Busana sebaiknya dapat member proyeksi kepada penarinya f. Keharmonisan dalam pemilihan atau perpaduan warna warna busana 24. Sebutkan fungsi tata rias dalam tari! Jawaban Funsi tata rias dalam tari yaitu sebagai berikut a. Menyempurnakan penampilan wajah b. Membantu menunjukan perwatakan atau karakter penari c. Memberi efek gerak pada ekspresi wajah seorang penari diatas panggung, karena tampilan penari tampak datar ketika tertimpa cahaya lampu d. Memperjelas garis-garis wajah penari untuk mengekspresikan gerak-gerak tari e. Memberi nilai tambah keindahan karya tari 25. Jenis tata rias dalam tari dibedakan menjadi 3! Sebutkan! Jawaban . Jenis tata rias dibedakan sebagai berikut a. Tata rias korektif corrective make-up merupakan suatu bentuk tata rias yang bersifat menyempurnakan koreksi. Tata rias ini menyembunyikan kekurangan-kekurangan yang ada pada wajah dan menonjolkan hal-hal yang menarik dari wajah b. Tata rias fantasi dikenal juga dengan istilah tata rias karakter khusus. Disebut tata rias karakter khusus, karena menampilkan wujud rekaan dengan mengubah wajah tidak realistik c. Tata rias karakter adalah tata rias yang mengubah penampilan wajah seseorang dalam hal umur, watak, bangsa, sifat, dan ciri-ciri khusus yang melekat pada tokoh. Tata rias karakter dibutukan ketika karakter wajah penari tidak sesuai dengan karakter tari. Lanjut ke soal berikutnya Bab 7 ==> 30 Contoh Soal Seni Budaya Kelas 12 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawaban Lengkap~Part3 Thanks for reading 25 Contoh Soal Seni Budaya Kelas 12 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawaban Lengkap~Part2 25 Contoh Soal Seni Budaya Kelas 12 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawaban Lengkap Part2 untuk siswa SMA/MA/SMK/MAK - Soal seni budaya kelas xii semester ganjil postingan ini, berisikan bahan yang diambil dari Bab 6, "Konsep Garap Pergelaran Tari",seperti soal SBK mengenai proses garap gerak tari kreasi, serta soal wacana konsep tata pentas. Selain itu soal seni budaya yang sedang anda baca ini, merupakan lanjutan 15 teladan soal SBK sebelumnya yang diambil dari Bab 5, "Pergelaran Tari". Ada 25 butir soal 20 PG + 5 essay Seni Budaya kelas 12 semester ganjil K13 yang sanggup dijadikan tumpuan mencar ilmu online mata pelajaran SBK. Dan bagi guru mapel kesenian, soal-soal yang ada sanggup dijadikan rujukan dalam pembuatan soal ulangan ataupun Bank Soal. Berikut di bawah ini soal SBK kurtilas edisi lengkap dengan kunci jawabannya. A. Berilah Tanda silang x Pada aksara a, b, c, d, atau e di depan tanggapan yang tepat! 1. Hal yang tidak perlu disiapkan sebelum menari adalah…. a. Penguasaan koreografi b. Penguasaan ruang pentas c. Pengausaan teknik gerak d. Rasa percayadiri yang tinggi e. Panggung dan dana Jawaban e 2. Sikap tepat yang menjadi patokan untuk mengawali dan mengakhiri suatu gerakan disebut…. a. Sikap dasar b. Sikap lanjutan c. Gerak dasar d. Gerak lanjutan e. Gerak-gerik Jawaban a 3. Yang di ubah dalam tata rias karakter pada wajah yaitu, kecuali…. a. Umur b. Bangsa c. Sifat d. Ciri-ciri khusus yang menempel pada tokoh e. Ukuran wajah Jawaban e 4. Tata rias fantasi disebut juga…. a. Tata rias khusus b. Tata rias biasa c. Tata rias spesial d. Tata rias sedang e. Tata rias megah Jawaban c 5. Properti yang biasa digunakan dalam tari tradisional yaitu, kecuali…. a. Sapu tangan b. Kipas c. Tombak d. Gada e. Batu Jawaban e 6. Di bawah ini merupakan unsur pendukung tari yang berkaitan dengan tata artistic adalah, kecuali…. a. Tata lampu b. Tata properti c. Tata busana d. Tata panggung e. Tata rias Jawaban d 7. Tata rias yang berfungsi untuk menyembunyikan kekurangan-kekurangan yang ada pada wajah dan menonjolkan hal-hal yang menarik adalah…. a. Tata rias koreksi b. Tata rias efek c. Tata rias fantasi d. Tata rias karakter e. Tata rias binatang Jawaban a 8. Dalam suatu hidangan tari, musik merupakan unsur…. a. Ritmis b. Geografis c. Statis d. Grafis e. Bekis Jawaban a 9. Rok, kemeja, mekak, rompi, kace, rapek merupakan property dan busana di dalam…. a. Pakaian dasar b. Pakaian kaki c. Pakaian tubuh d. Pakaian kepala e. Aksesories Jawaban a 10. Segala peralatan yang dipakai, dipegang, atau dimainkan oleh seseorang penari disebut…. a. Dance setting b. Dance decoro c. Dance drop d. Dance crop e. Dance prop Jawaban c 11. Yang bukan fungsi dari busana dalam tari adalah…. a. Mencitrakan keindahan penampilan b. Memberikan imbas gerak pemain c. Memberikan imbas dramatis d. Menggambarkan karakter tokoh e. Supaya terkesan monoton Jawaban e 12. Berdasarkan fungsinya, tata rias dibagi menjadi beberapa kelompok, kecuali…. a. Tata rias koreksi b. Tata rias tumbuhan c. Tata rias karakter d. Tata rias fantasi e. Tata rias efek Jawaban e 13. Berikut ialah keunikan cara memakai iringan tari, kecuali…. a. Ditiup b. Digesek c. Dipukul memakai tangan d. Digoyang-goyang e. Dipukul memakai alat Jawaban d 14. Fungsi musik atau iringan tari ialah sebagaimana di bawah ini, kecuali…. a. Pemberi tekanan-tekanan dalam gerak b. Sebagai pengiring c. Pembangun suasana d. Memberi pekerjaan pada musisi e. Pemberi ilustrasi Jawaban d 15. Mendukung tema atau isi tari, dan memperjelas peranan-peranan dalam suatu hidangan tari merupakan fungsi dari…. a. Musik b. Tema c. Tata rias d. Panggung e. Kostum Jawaban e 16. Untuk penataan rias panggung tertutup dianjurkan biar tata rias…. a. Lebih tegas dan terang garis-garisnya b. Tidak terlalu tegas dan tebal c. Tebal tetapi tidak memperhatikan garis-garisnya d. Menipiskan garis-garisnya e. Biasa-biasa saja Jawaban a 17. Penggunaan perasaan secara sepontan dalam suatu kondisi tertentu disebut…. a. Ekspresi b. Kreativitas c. Inovasi d. Gagasan e. Ide pokok Jawaban b 18. Tari mempunyai dua sifat fundamental yaitu…. a. Kelompok dan individu b. Sosial dan kelompok c. Kelompok dan mandiri d. Individual dan sosial e. aiandividual dan mandiri Jawaban d 19. Unsur utama dalam seni tari adalah…. a. Hubungan b. Alunan c. Tingkatan d. Ruang e. Gerak Jawaban e 20. Di bawah ini merupakan fungsi dan busana dalam tata busana tari…. a. Membedakan prilaku tokoh satu dangan tokoh lain b. Memberi imbas suasana c. Membantu menghidupkan karakter dan tugas penari d. Memberikan imbas gerak pemain e. Memberikan imbas besar hati pada tokoh Jawaban c Baca juga contoh soal PG seni budaya kelas 10 semester ganjil K13 dan soal PG SBK kelas 11 semester 1 K13 Untuk nomor 21-25 berbentuk essay/uraian B. Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar! 21. Jelaskan fungsi musik dalam iringan tari! Jawaban Musik iringan tari mempunyai fungsi antara lain. a. Sebagai iringan gerakan, Musik iringan tari sebagai iringan gerakan mempunyai arti bahwa ritme musik sesuai dengan ritme gerakan tidak sama b. Sebagai ilustrasi, musik iringan tari sebagai gambaran mengandung arti bahwa musik sanggup menggambarkan suasana yang sedang terjadi dalam sebuah tarian c. Sebagai pembangun suasana. 22. Sebutkan usur-unsur pendukung dalam tari! Jawaban Tata busana, tata rias, tata musik 23. Sebutkan hal-hal yang harus diperhatikan dalam penataan dan penggunaan busana tari! Jawaban Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penataan dan penggunaan busana tari a. Busana tari hendaknya lezat digunakan dan sedap dilihat oleh penonton b. Pengguna busana selalu mempertimbangkan isi/tema sehingga sanggup menghadirkan suatu kesatuan antara tari dan tata busana c. Penata busana hendaknya biasa merangsang imajinasi penonton d. Desain busana harus memperhatikan bentuk-bentuk gerak tari e. Busana sebaiknya sanggup member proyeksi kepada penarinya f. Keharmonisan dalam pemilihan atau perpaduan warna warna busana 24. Sebutkan fungsi tata rias dalam tari! Jawaban Funsi tata rias dalam tari yaitu sebagai berikut a. Menyempurnakan penampilan wajah b. Membantu mengambarkan perwatakan atau karakter penari c. Memberi imbas gerak pada verbal wajah seorang penari diatas panggung, alasannya ialah tampilan penari tampak datar saat tertimpa cahaya lampu d. Memperjelas garis-garis wajah penari untuk mengekspresikan gerak-gerak tari e. Memberi nilai tambah keindahan karya tari 25. Jenis tata rias dalam tari dibedakan menjadi 3! Sebutkan! Jawaban . Jenis tata rias dibedakan sebagai berikut a. Tata rias korektif corrective make-up merupakan suatu bentuk tata rias yang bersifat menyempurnakan koreksi. Tata rias ini menyembunyikan kekurangan-kekurangan yang ada pada wajah dan menonjolkan hal-hal yang menarik dari wajah b. Tata rias fantasi dikenal juga dengan istilah tata rias karakter khusus. Disebut tata rias karakter khusus, alasannya ialah menampilkan wujud rekaan dengan mengubah wajah tidak realistik c. Tata rias karakter ialah tata rias yang mengubah penampilan wajah seseorang dalam hal umur, watak, bangsa, sifat, dan ciri-ciri khusus yang menempel pada tokoh. Tata rias karakter dibutukan saat karakter wajah penari tidak sesuai dengan karakter tari. Lanjut ke soal berikutnya Bab 7 ==> 30 Contoh Soal Seni Budaya Kelas 12 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawaban Lengkap Part3 Tata rias dan tata busana merupakan unsur yang tidak dapat dipisahkan untuk penyajian suatu garapan tari. Tata rias dan tata busana harus diperhaikan dengan cermat dan teliti. Dengan tata rias dan tata busana yang tepat dapat memperjelas karakter dan sesuai dengan tema yang disajikan. Dalam memilih desain pakaian dan warna membutuhkan pemikiran dan pertimbangan yang matang karena kostum berfungsi untuk memperjelas pemeranan pada tema cerita. Tata rias merupakan cara untuk mempercantik diri khususnya pada bagian muka atau wajah. Tata rias pada seni pertunjukan diperlukan untuk menggambarkan/menentukan watak tokoh di atas pentas. Tata rias adalah seni menggunakan bahan-bahan kosmetika untuk mewujudkan wajah peranan dengan memberikan dandanan atau perubahan pada para pemain. Sebagai penggambaran watak di atas pentas selain acting yang dilakukan oleh pemain diperlukan adanya tata rias sebagai usaha menyusun hiasan terhadap suatu objek yang akan dipertunjukan. Tata rias merupakan aspek dekorasi, mempunyai berbagai macam kekhususan yang masing-masing memiliki keistimewaan dan ciri tersendiri. Dari fungsinya rias dibedakan menjadi delapan macam rias yaitu Rias aksen, memberikan tekanan pada pemain yang sudah mendekati peranan yang akan dimainkannya. Misalnya pemain orang Jawa memerankan sebagai orang Jawa hanya dibutuhkan aksen atau memperjelas garis-garis pada wajah. Rias jenis, merupakan riasan yang diperlukan untuk memberikan perubahan wajah pemain berjenis kelamin laki-laki memerankan menjadi perempuan, demikian sebaliknya. Rias bangsa, merupakan riasan yang diperlukan untuk memberikan aksen dan riasan pada pemain yang memerankan bangsa lain. Misalnya pemain bangsa Indonesia memerankan peran bangsa Belanda. Rias usia, merupakan riasan yang mengubah seorang muda remaja/pemuda/pemudi menjadi orang tua usia tujuh puluhan kakek/nenek. Rias tokoh, diperlukan untuk memberikan penjelasan pada tokoh yang diperankan. Misalnya memerankan tokoh Rama, Rahwana, Shinta, Trijata, Srikandi, Sembadra, tokoh seorang anak sholeh, tokoh anak nakal. Rias watak, merupakan rias yang difungsikan sebagai penjelas watak yang diperankan pemain. Misalnya memerankan watak putri luruh lembut, putri branyak lincah, putra alus, putra gagah. Rias temporal, riasan berdasarkan waktu ketika pemain melakukan peranannya. Misalnya pemain sedang memainkan waktu bangun tidur, waktu dalam pesta, kedua contoh tersebut dibutuhkan riasan yang berbeda. Rias lokal, merupakan rias yang dibutuhkna untuk memperjelas keberadaan tempat pemain. Misalnya rias seorang narapidana di penjara akan berbeda dengan rias sesudah lepas dari penjara. Tata Busana Busana pakaian tari merupakan segala sandang dan perlengkapan accessories yang dikenakan penari di atas panggung. Tata pakaian terdiri dari beberapa bagian Pakaian dasar, sebagai dasar sebelum mengenakan pakaian pokoknya. Misalnya, setagen, korset, rok dalam, straples Pakaian kaki, pakaian yang dikenakan pada bagian kaki. Misalnya binggel, gongseng, kaos kaki, sepatu. Pakaian tubuh, pakaian pokok yang dikenakan pemain pada bagian tubuh mulai dari dada sampai pinggul. Misalnya kain, rok, kemeja, mekak, rompi, kace, rapek, ampok-ampok, simbar dada, selendang, dan seterusnya. Pakaian kepala, pakaian yang dikenakan pada bagian kepala. Misalnya berbagai macam jenis tata rambut hairdo dan riasan bentuk rambut gelung tekuk, gelung konde, gelung keong, gelung bokor, dan sejenisnya. Perlengkapan/accessories, adalah perlengkapan yang melengkapi ke empat pakaian tersebut di atas untuk memberikan efek dekoratif, pada karakter yang dibawakan. Misalnya perhiasan gelang, kalung, ikat pinggang, kamus timang/slepe ceplok, deker gelang tangan, kaos tangan, bara samir, dan sejenisnya. Tata rias dan busana ini berkaitan erat dengan warna, karena warna di alam seni pertunjukan berkaitan dengan karakter seorang tokoh yang dipersonifikasikan kedalam warna busana yang dikenakan beserta riasan warna make up oleh tokoh bersangkutan oleh karenanya warna dikatakan sebagai simbol. Dalam pembuatan busana penari, warna dapat juga digunakan hanya untuk mengungkapkan kemungkinan-kemungkinan keindahannya saja dalam memadukan antara yang satu dengan lainnya. Dalam pembuatan kostum, warna menjadi syarat utama karena begitu dilihat warnalah yang membawa kenikmatan utama. Di dalam buku Dwimatra 2004 28 – 29 warna dibedakan menjadi lima yaitu, warna primer, sekunder, intermediet, tersier, dan kuarter. Warna primer yaitu disebut juga warna pokok/warna utama, yang terdiri dari warna merah, kuning, dan biru.. Warna merah adalah simbol keberanian, agresif/aktif. Pada dramatari tradisional warna tersebut biasanya dipakai oleh raja yang sombong, agresif/aktif. Misalnya Duryanada, Rahwana, Srikandi. Warna biru mempunyai kesan ketentraman dan memiliki arti simbolis kesetiaan. Pada drama tradisional warna tresebut dipakai oleh seorang satria atau putri yang setia kepada Negara dan penuh pengabdian. Misalnya; Dewi Sinta, Drupadi. Warna kuning mempunyai kesan kegembiraan. Warna sekunder adalah warna campuran yaitu hijau, ungu, dan orange. Warna intermediet adalah warna campuran antara warna primer dengan warna dihadapannya. Misalnya warna merah dicampur dengan hijau, biru dengan orange, kuning dengan violet. Warna tersier adalah campuran antara warna primer dengan warna sekunder yaitu warna merah dicampu orange, kuning dengan orange, kuning dengan hijau, hijau dengan biru, biru dengan violet, violet dengan merah. Warna kuarter yaitu percampuran antara warna primer dengan warna tersier, dan warna sekunder dengan tersier yang melahirkan 12 warna campuran baru.. Warna netral yaitu hitam dan putih. Warna hitam memberikan kesan kematangan dan kebijaksanaan. Pada drama tradisional biasa dipakai oleh satria, raja, dan putri yang yang bijaksana. Misalnya Kresna, Puntadewa, Kunti. Sedangkan warna putih memberikan kesan muda, memiliki arti simbolis kesucian. Di dalam drama tradisional warna tersebut dipakai oleh pendeta yang dianggap suci. Warna-warna tersebut di atas dapat digolongkan menjadi dua bagian sesuai dengan demensi, intensitas, terutama bila dikaitkan dengan emosi seseorang yang disebut dengan warna panas dan warna dingin. Warna panas yaitu merah, kuning, dan orange. Warna dingin terdiri atas hijau, biru, ungu, dan violet. Dalam pembuatan pakaian tari warna dan motif kain menjadi perhatian dan bahan pertimbangan, karena berhubungan erat dengan peran, watak, dan karakter para tokohnya. Warna sebagai lambang dan pengaruhnya terhadap karakter dari tokoh pemain. Penggunaan warna dalam sebuah garapan tari dihubungkan dengan fungsinya sebagi simbol, di samping warna mempunyai efek emosional yang kuat terhadap setiap orang. Warna biru memberi kesan perasaan tak berdaya tidak merangsang, terkesan dingin. Warna hijau memberi kesan dingin. Warna kuning dan orange memberi kesan perasaan riang, menarik perhatian. Warna merah memberi kesan merangsang, memberi dorongan untuk berpikir dinamis. Warna merah Jambu mengandung kekkutan cinta. Warna Ungu memberi kesan ketenangan. Demikian juga busana yang digunakan secara visual menunjukkan tokoh tersebut jahat. Tokoh raksasa pada epos Ramayana misalnya, digambarkan dengan riasan wajah yang merah menyala dengan bagian mulut penuh taring. Tata busana yang digunakan panjang dan menyeramkan. Karakter tokoh baik pada epos Ramayana biasanya menggunakan riasan cantik seperti riasan pada Pregiwa sebagai istri Gatot Kaca. Tata rias dan tata busana tampak cantik dan bersahaja. Tata rias dan busana juga dapat menunjukkan tokoh lucu. Epos Ramayana ditunjukkan pada tata rias dan busana Punakawan yaitu Semar, Petruk, Bagong, dan Gareng. Tata rias dan busana pada tari tradisional tidak hanya bersumber pada epos Ramayana tetapi juga tarian lepas yaitu tarian yang tidak berhubungan dengan cerita Ramayana. Tokoh dan karakter dapat dijumpai juga pada tari tentang fauna seperti Tari Merak. Tata rias pada tari Merak yang digunakan memperlihatkan seekor burung Merak yang indah. Tata busana yang digunakan merupakan perwujudan dengan sayap dan tutup kepala sebagai ciri khas yang menunjukkan perwujudan burung Merak. Ada juga tata rias dan tata busana tari Kijang dari Jawa Tengah, tari Burung Enggang dari Kalimantan, tari Cendrawasih dari Bali, tari Kukilo dari Jawa Tengah. Pengertian Tata Rias – Halo sobat di kesempatan ini penulis akan memberikan sobat sebuah artikel yang kali ini membahas tentang Pengertian Tata Rias. Nah jika sobat penasaran dengan pembahasan dari artikel kita kali ini dapat sobat simak uraian yang penulis berikan berikut ini. Pengertian Tata Rias Pengertian Tata RiasPengertian Tata Rias Menurut AhliHarymawan, 1993 134WikipediaPuspa 2013Fungsi Tata RiasPada Seni TariRias AksenRias JenisRias BangsaRias UsiaRias TokohRias WatakRias TemporalRias LokalPada Seni TeaterKegunaan Tata RiasMacam – Macam Tata RiasTata Rias Korektif / NaturalTata Rias KarakterTata Rias SeniTata Rias FantasiTata Rias Tradisional / Etnik Tata rias merupakan cara dan usaha seseorang untuk mempercantik diri terutama di bagian wajah yang tujuannya untuk menghias diri untuk pergaulan. Tata rias dalam seni di pertunjukan yang umumnya dibutuhkan untuk dapat menggambarkan / menentukan watak yang biasanya nanti akan berada di atas sebuah pentas. Dengan menggunakan seni dari bahan – bahan kosmetika sehingga ini menghasilkan wajah peranan yang sesuai dengan tujuan dari tata rias itu sendiri. Atau dengan cara umum, tata rias dapat diartikan sebagai seni cara mengubah penampilan wajah supaya menjadi sempurna. Pengertian Tata Rias Menurut Ahli Berikut dibawah ini merupakan beberapa pengertian tata rias yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain. Harymawan, 1993 134 Tata rias merupakan seni dengan menggunakan bahan-bahan kosmetika untuk dapat mewujudkan wajah peranan dengan cara memberikan dandanan atau memberikan perubahan pada para pemain yang ada di atas panggung/pentas dengan menggunakan suasana yang sesuai serta wajar. Wikipedia Tata rias wajah adalah suatu kegiatan mengubah penampilan dengan memberikan kesan berbeda dari bentuk asli yang sebenarnya dengan bantuan bahan kosmetik. Puspa 2013 Tata rias wajah yang dikenal dengan sebutan makeup ini sekarang menjadi bagian dari rutinitas dalam kehidupan masyarakat modern yang khususnya untuk kaum wanita. Fungsi Tata Rias Adapun beberapa fungsi dari tata rias dapat disimak berikut dibawah ini. Pada Seni Tari Berdasarkan dari fungsinya, tata rias ini dibedakan menjadi delapan macam, yaitu Rias Aksen Untuk dapat memberikan tekanan terhadap pemain dengan mendekati peranan yang nantinya akan mereka mainkan. Sebagai contoh untuk pemain Jawa yang akan memerankan orang Jawa hanya butuh aksen untuk dapat memperjelas garis – garis di wajah. Rias Jenis merupakan riasan yang dibutuhkan untuk dapat memberikan perubahan wajah dari pemain yang jenis kelamin laki – laki pada saat memerankan perempuan, atau mungkin sebaliknya. Rias Bangsa Adalah riasan untuk memberikan aksen pada pemain yang memerankan bangsa lain. Sebagai contoh untuk pemain bangsa Indonesia yang memerankan peran sebagai bangsa Belanda. Rias Usia merupakan riasan yang akan mengubah seorang muda remaja putra, remaja putri, pemuda dan pemudi yang menjadi orang tua di usia tujuh puluhan kakek dan nenek. Rias Tokoh Dibutuhkan untuk dapat memberikan penjelasan tokoh yang dimana nantinya akan dapat diperankan. Sebagai contoh untuk mulai memerankan tokoh seperti Rahwana, Rama, Trijata, Shinta, tokoh dimana seorang menjadi anak sholeh dengan yang berperan sebagai tokoh anak nakal. Rias Watak Adalah rias yang memiliki fungsi sebagai penjelas watak yang diperankan oleh pemain. Sebagai contoh untuk memerankan watak dari putri branyak lincah, putri luruh lembut, putra alus serta dari putra gagah. Rias Temporal Riasan yang dimulai berdasarkan waktu ketika pemain akan melakukan peranannya. Sebagai contoh dari pemain yang tengah memainkan waktu mereka bangun tidur atau dalam waktu berpesta. Kedua contoh itu yang diperlukan riasan dengan berbeda. Rias Lokal Adalah rias yang akan diperlukan untuk dapat memperjelas keberadaan tempat dari pemain. Sebagai contoh yaitu rias seorang narapidana dalam penjara akan berbeda dengan rias mereka selepas keluar penjara. Pada Seni Teater Fungsi tata rias untuk teater diantaranya i sebagai berikut Untuk menyempurnakan bagaimana penampilan pada wajah. Untuk menggambarkan menghidupkan karakter tokoh yang diperankan. Memberikan efek gerak terhadap berbagai ekspresi para pemain. Memberikan efek garis di wajah sesuai dengan peran tokoh. Menambah aksen dramatik dalam teater. Fungsi tata rias akan berhasil jika pemainnya mempunyai beberapa syarat dalam berwatak, tipe, serta adanya keahlian yang diperlukan dalam peranan – peranan yang akan segera dikerjakan. Kegunaan Tata Rias Berikut merupakan kegunaan tata rias di seni teater, yaitu Untuk merias tubuh pemain manusia Untuk memberikan efek tata lampu yang lebih kuat. Membuat wajah serta memberikan kepala sesuai dengan bagaimana peranan yang dimana nantinya akan jadi diperankan. Macam – Macam Tata Rias Berikut berbagai macam tata rias secara umum, sebagai berikut Tata Rias Korektif / Natural Tata rias ini tujuannya untuk mengubah dari penampilan fisik yang dirasa kurang lebih sempurna. Jenis tata rias dari wajah korektif adalah jenis tata rias dimana wajah yang paling sering dilihat masyarakat. Sehingga, tata rias korektif ini berkaitan dengan penampilan natural dan sederhana. Meski natural, tata rias dibuat elegan karena telah mengoreksi kekurangan serta memberikan kelebihan di wajah supaya bisa nampak lebih segar. Tata Rias Karakter Tata rias yang selanjutnya sering digunakan untuk kepentingan dunia akting dan dunia hiburan. Setiap warna dari bahan kosmetik digunakn ditujukan untuk dapat membentuk karakter atau watak tertentu, sebagai contoh dari eye shadow gelap untuk memberi aksen karakter yang menjadi galak. Tata Rias Seni Tata rias seni atau styling adalah aktivitas untuk mengubah penampilan murni untuk dapat memberikan tujuan seni. Melukis tubuh body painting merupakan salah satu contoh dalam kegiatan tata rias dari jenis ini. Tata Rias Fantasi Tata rias fantasi merupakan tata rias karakter khusus, karena akan menampilkan wujud dari rekaan yang akan dapat mengubah wajah ini menjadi tidak realistik. Tata rias yang satu ini akan menggambarkan tokoh – tokoh yang tidak nyata yang keberadaannya lahir dengan berdasarkan daya khayal semata. Sebagai contoh tata rias dari badut, horor serta binatang. Tata Rias Tradisional / Etnik Tata rias tradisional atau Etnik adalah pola yang turun temurun yang selalu dijaga keutuhannya. Tujuan tata rias yaitu untuk kemegahan dengan kewibawaan serta usaha dalam mempercantik diri. Sebagai contohnya Tata rias dari wayang orang, rias manten paes. Klasik Bersumber dan kraton. Kerakyatan Bersumbu masyarakat biasa. Demikianlah artikel yang membahas tentang Pengertian Tata Rias. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk sobat semua. Baca Juga Contoh Portofolio Asas Hubungan Internasional Internalisasi Adalah Kumpulan Soal Pilihan Ganda Materi Konsep Garap Pergelaran Tari1. Dalam suatu sajian tari, musik merupakan unsur…. A. Ritmis B. Geografis C. Statis D. Grafis E. BekisJawaban A. Ritmis 2. Rok, kemeja, mekak, rompi, kace, rapek merupakan property dan busana di dalam…. A. Pakaian dasar B. Pakaian kaki C. Pakaian tubuh D. Pakaian kepala E. AksesoriesJawaban A. Pakaian dasar 3. Segala peralatan yang dipakai, dipegang, atau dimainkan oleh seseorang penari disebut…. A. Dance setting B. Dance decoro C. Dance drop D. Dance crop E. Dance propJawaban C. Dance drop 4. Yang bukan fungsi dari busana dalam tari adalah…. A. Mencitrakan keindahan penampilan B. Memberikan efek gerak pemain C. Memberikan efek dramatis D. Menggambarkan karakter tokoh E. Supaya terkesan monotonJawaban E. Supaya terkesan monoton 5. Berdasarkan fungsinya, tata rias dibagi menjadi beberapa kelompok, kecuali…. A. Tata rias koreksi B. Tata rias tumbuhan C. Tata rias karakter D. Tata rias fantasi E. Tata rias efekJawaban E. Tata rias fantasi 6. Berikut adalah keunikan cara menggunakan iringan tari, kecuali…. A. Ditiup B. Digesek C. Dipukul menggunakan tangan D. Digoyang-goyang E. Dipukul menggunakan alatJawaban D. Digoyang-goyang 7. Fungsi musik atau iringan tari adalah sebagaimana di bawah ini, kecuali…. A. Pemberi tekanan-tekanan dalam gerak B. Sebagai pengiring C. Pembangun suasana D. Memberi pekerjaan pada musisi E. Pemberi ilustrasiJawaban D. Memberi pekerjaan pada musisi

berdasarkan fungsinya tata rias dibagi menjadi beberapa kelompok kecuali