BawangMerah . Semenjak diberitakan produksi bawang terganggu karena cuaca dan kurangnya pasokan dari daerah tetangga, harga bawang merah terus merangkak naik di Kaltim. Per hari ini, Jumat (29/7/2022), harga bawang merah tercatat Rp57.500/kilogram, dimana harga minggu lalu senilai Rp47.500/kilogram. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sepertidiberitakan sebelumnya, harga jual bawang merah dari petani hanya mentok sampai Rp 8.000 per kilogram. Nominal tersebut tidak seimbang dengan harga bawang merah di Pasar Bintoro Demak (1/11/2021), di mana pembeli masih harus merogoh kocek antara Rp 24.000 hingga Rp 25.000 per kilogramnya. Baik para petani maupun pihak dinas menduga ada
Setelahterus merugi karena harga bawang merah tidak sebanding dengan biaya produksi, petani bawang merah di Kabupaten Pati kini bisa tersenyum. Pasalnya, harga bawang merah di tingkat petani saat ini sedang melonjak. Sebelumnya harga paling tinggi Rp 25 ribu per kilogram bahkan pernah anjlok dibawah Rp 10 ribu per kilogram.
PATI Murahnya harga jual bawang merah dari petani ke tengkulak menjadi masalah tersendiri di Kabupaten Pati. Hal tersebut sangat kontras jika dibandingkan dengan harga jual bawang merah di pasaran yang cukup tinggi. Menyikapi persoalan tersebut, anggota Komisi B DPRD Pati Sukarno ingin petani bawang merah Pati juga terjamin kesejahteraannya dan berharap Pemkab Pati segera
Bisniscom, JAKARTA - Harga sejumlah komoditas pangan terpantau masih mengalami kenaikan pada hari ini, Minggu (3/7/2022). Utamanya kenaikan tersebut masih dialami jenis cabai, sedangkan harga minyak goreng mulai mendekati harga eceran tertinggi (HET).. Menurut Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan cabai rawit merah harganya Rp94.000 per kilogram (kg) atau naik 0
HMeF2. INFO NASIONAL - Harga bawang merah yang merangkak naik sejak Mei 2022, diperkirakan tidak 1berlangsung lama. Trend kenaikan saat ini merupakan imbas dari penurunan luas tanam saat bulan Maret pada bulan tersebut, terjadi anomali cuaca yang cukup ekstrim dan kurang bersahabat bagi petani bawang merah. Dampaknya, terjadi pergeseran musim tanam yang berimbas pada turunnya produksi. Berdasarkan Data Statistik Pertanian Hortikultura SPH terpantau penambahan luas tanam pada bulan April dan Mei di berbagai sentra baik di Jawa maupun Luar Pulau panen bawang merah dalam beberapa hari ke depan di sentra seperti Bima, Pati, Brebes dan Probolinggo akan semakin data Early Warning System EWS Direktoral Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, produksi bawang merah nasional bulan April 2022 sebesar ton sementara bulan Mei sebesar ton. Meskipun produksi April-Mei 2022 turun sebesar 11 persen namun secara neraca kumulatif dari produksi bulan sebelumnya terkalkulasi masih mampu memenuhi kebutuhan nasional bawang merah tahun lalu bahkan mencapai 2 juta ton, dan tahun ini diperkirakan tidak akan terpaut jauh. Sejak 2017 hingga saat ini, Indonesia tercatat sudah tidak mengimpor bawang merah segar/ luas tanam di bulan April-Mei 2022 mengindikasikan bahwa produksi bulan Juni-Juli 2022 akan berangsur normal kembali. Menurut Sekjen ABMI, M Ikhwan Arif, adanya penurunan produksi di bulan April-Mei tidak terlalu mengkhawatirkan."Luas tanam bulan April di Brebes saja lebih dari hektar. Belum lagi di daerah lain seperti Bima, Probolinggo dan Solok. Pasokan untuk bulan Juni-Juli ini dipastikan akan berangsur normal kembali," kata menyebut bahwa secara nasional, penurunan produksi bawang merah masih dalam kondisi terkendali. Terkait pemberitaan yang menyebut 80 persen bawang merah gagal panen, Ikhwan meluruskan hal tersebut."Bahwa ada serangan OPT itu benar karena kondisi cuaca ekstrim. Bulan Juni ini kita biasa dengan kondisi kering, namun saat ini dimana-mana curah hujan masih cukup tinggi. Tentu ini mendorong tumbuhnya hama penyakit tanaman. Soal persentasenya tentu pemerintah lebih lengkap datanya," ujarnya Ikhwan. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum ABMI, Juwari, membenarkan bahwa bulan Juni ini pasokan bawang merah akan berangsur normal kembali."Pertengahan sampai dengan akhir Juni diharapkan pasokan sudah mulai normal. Kenapa pasokan Mei sampai hari ini berkurang, karena memang penanaman di bulan Maret lalu kurang berhasil akibat cuaca yang tidak menentu. Kalaupun ada penurunan tidak separah tahun 2020 lalu, tahun ini masih lebih baik dan terkendali." ujar Sholeh, Petani bawang merah Kendal mengaku, menyebut kenaikan harga bawang merah saat ini akibat dari banyaknya petani terutama petani pemula yang enggan menanam lagi sebagai ekses dari jatuhnya harga akhir tahun lalu. "Banyak petani yg mengeluh rugi, karena akhir tahun lalu jatuh harganya. Gak kuat lagi modalnya. Tapi kalau untuk petani yang sudah biasa, tetap menanam," kata pupuk dan obat-obatan yang tinggi saat ini diakuinya sangat mempengaruhi biaya produksi. "Jadi kalau harga saat ini dianggap tinggi, sebenarnya ya nggak. Lha wong harga sarana produksi sekarang udah ganti harga begini, jadi harga acuan di dalam Permendag pun perlu juga diperbaharui," kata memprediksi minggu depan pasokan mulai banyak, karena di Pati dan Bima mulai Sayuran dan Tanaman Obat, Tommy Nugraha saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengamankan produksi bawang merah. Menurut Tommy, setiap bulan pihaknya selalu memantau dan memperbaharui data perkiraan produksi untuk 1-2 bulan mendatang berdasarkan data terkini yang dihimpun dari berbagai berbagai kesempatan, Ditjen Horti disebutnya selalu menyampaikan perlunya kewaspadaan semua pihak terhadap upaya stabilisasi pasokan dan harga bawang merah ini. "Semua dalam pantauan dan terkendali termasuk permasalahan OPT dan dampak iklim. Percepatan tanam telah kami maksimalkan di lapangan. Kami optimis pasokan dan harga bawang merah Juni Juli ini akan kembali normal, sudah banyak panen di berbagai sentra yang siap dipasok ke pasar-pasar seluruh Indonesia," tuturnya.*
- Harga beberapa bahan pangan terpantau mengalami kenaikan pada Selasa 27/9/2022. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional PIHPS, harga bawang merah ukuran sedang secara nasional terpantau mengalami kenaikan 0,42 persen menjadi Harga bawang merah ukuran sedang di Aceh dijual dengan harga Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Bengkulu Sumatera Selatan Bangka Belitung Rp dan Lampung di Pulau Jawa harga bawang di masing masing provinsi yaitu untuk Banten Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Tengah DI Yogyakarta dan Jawa Timur untuk kawasan Bali harga bawang merah dibanderol dengan harga Nusa Tenggara Barat sebesar Nusa Tenggara Timur sebesar dan Kalimantan Barat sebesar wilayah Kalimantan harga bawang bervariasi. Rinciannya, Kalimantan Selatan Kalimantan Tengah sebesar kg, Kalimantan Timur sebesar Kalimantan Utara sebesar Gorontalo Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Utara Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua dan Papua Barat hanya harga bawang, harga gula pasir juga mengalami kenaikan secara nasional sebesar 0,32 persen menjadi Masing-masing provinsi menjual gula pasir dengan harga beragam. Misalnya Aceh menjual dengan harga Sumatera Utara Sumatera Barat Riau komoditas gula paling mahal dijual di kawasan Papua Barat yaitu mencapai Kemudian Papua Barat menjual gula dengan harga Maluku Sulawesi Tenggara Lalu Kalimantan Tengah sebesar dan Nusa Tenggara Timur capai juga Menilik Dampak Kebijakan The Fed & BI Berlomba Naikkan Suku Bunga Minuman Berpemanis Kena Cukai di 2023? Ini Penjelasan Kemenkeu Pajak Karbon Mandek, Energy Watch Ada yang Menghalangi Pemerintah - Ekonomi Reporter Intan Umbari PrihatinPenulis Intan Umbari PrihatinEditor Anggun P Situmorang
GUNUNGKIDUL - Dinas Perdagangan Disdag Gunungkidul mencatat adanya kenaikan harga bawang merah selama beberapa waktu terakhir. Turunnya pasokan menjadi salah satu penyebab. Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan, Disdag Gunungkidul, Retno Utami mengatakan kenaikannya sekitar Rp 3 ribu per kilogram kg. "Bawang merah dari sebelumnya Rp 32 ribu per kg menjadi Rp 35 ribu per kg," kata Retno pada wartawan, Minggu 11/06/2023. Harga bawang putih pun saat ini juga relatif tinggi. Adapun harganya kini di kisaran Rp 32 ribu per kg. Menurut Retno, kenaikan harga bawang merah dipicu oleh kurangnya suplai dari produsen. Adapun pasokan bawang merah untuk Gunungkidul masih didominasi dari luar daerah. "Sedangkan petani lokal Gunungkidul belum panen raya bawang merah," jelasnya. Retno juga menyebut permintaan masyarakat yang tinggi memicu kenaikan harga. Apalagi saat ini sedang banyak hajatan seperti rasulan. Baca juga Harga Bawang Merah di DIY Mengalami Kenaikan, Saat Ini Dijual Rp Per Kg Meski begitu, ia menilai kenaikan harga tersebut belum signifikan. Sebab pihaknya juga melihat dari harga acuan di tingkat produsen dan di tingkat konsumen. "Kenaikan harganya masih terbilang wajar," kata Retno. Sementara itu, petani bawang merah Gunungkidul mengeluhkan adanya serangan hama. Hal itu diungkapkan oleh Wardi, petani di Kalurahan Karangrejek, Wonosari. Hama tersebut adalah ulat yang menyerang bagian daun tanaman bawang merah. Menurut Wardi, kondisi ini juga dialami para petani lain di wilayahnya. "Kalau tidak segera ditangani, bisa terjadi gagal panen," tuturnya. Wardi berupaya menangkal hama ulat tersebut dengan obat semprot khusus. Ia juga memanfaatkan pupuk organik cair dan tabur dari pemerintah untuk merangsang pertumbuhan tanaman bawang merah.alx
YOGYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag DIY mewaspadai kenaikan harga bawang merah jelang perayaan Iduladha 2023 ini. Harga komoditi ini, biasanya mengalami kenaikan saat mendekati Iduladha seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Bahkan harga bawang merah ini sudah mengalami kenaikan sejak beberapa waktu yang lalu. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag DIY, Syam Arjayanti, mengatakan harga bawang merah pada awal Juni ini sudah mengalami kenaikan sebesar Rp 1000 per kilogram. "Yang perlu diwaspadai itu kenaikan harga komoditas bawang merah. Karena, komoditas itu sempat terjadi kenaikan harga sebesar per kilogram. Tapi, komoditas yang lain justru mengalami penurunan," kata Syam kepada Minggu 11/6/2023. Berdasarkan catatan data perkembangan harga rata-rata beberapa bahan pokok pangan di DIY, harga bawang merah pada Selasa 6/6/2023 masih stabil diharga per kilogram. Akan tetapi, pada Rabu 7/6/2023, harga komoditas bawang merah mulai meningkat menjadi per kilogram dan pada Kamis 8/6/2023, harga komoditas bawang merah kembali naik menjadi per kilogram. Baca juga DPKH Gunungkidul Sebut Kasus LSD Melandai, Stok Hewan Kurban "Kemudian, kalau kita perhatikan, menjelang Iduladha 2023 ini sejumlah harga komoditas di DIY cukup stabil dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu itu memang sempat ada beberapa harga komoditas yang mengalami kenaikan. Ada minyak goreng, kemudian cabai dan bawang merah yang harganya naik," urai dia. "Tapi, sejumlah harga yang mengalami kenaikan pada Iduladha tahun lalu itu, tidak bisa menjadi acuan untuk diprediksi mengalami kenaikan harga komoditas pada Iduladha 2023," imbuh Syam. Kendati demikian, berdasarkan kondisi yang sedang berlangsung saat ini, ia mengatakan bahwa komoditas bawang merah masih berpotensi mengalami kenaikan harga. "Itu kemungkinan ya. Karena, komoditas bawang merah itu kan berkaitan dengan permintaan pasar," tuturnya. "Justru biasanya, menjalang Iduladha itu yang mengalami kenaikan harga adalah terkait hewan kurban. Ada kambing hidup atau sapi hidup yang biasa mengalami kenaikan harga saat Iduladha. Karena itu menjadi kebutuhan pokok saat Iduladha," tutup Syam.Nei
JAKARTA - Harga sejumlah bahan pangan seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai merah keriting, dan minyak goreng kemasan bermerk 2 hari ini, Minggu 5/2/2023, tercatat naik dibandingkan hari data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional PIHPSN pada Minggu 5/2/2023 pukul WIB, harga minyak goreng kemasan bermerk 2 tercatat naik menjadi per liter atau naik 0,25 persen dibandingkan hari sebelumnya. Harga bawang juga terpantau naik. Harga bawang merah naik 0,12 persen atau Rp50 menjadi per kg dan bawang putih naik 0,33 persen menjadi per jenis cabai juga tercatat naik. Harga cabai merah besar naik 0,38 persen atau Rp150 menjadi per kg dan cabai merah keriting naik 2,57 persen atau menjadi per kg. Sementara itu, sejumlah bahan pangan terpantau mengalami penurunan, seperti cabai rawit merah, daging ayam ras segar, dan telur ayam ras rawit merah tercatat turun 0,56 persen atau Rp300 menjadi per kg, daging ayam segar turun 0,59 persen menjadi per kg, dan telur ayam ras segar terpantau turun 0,17 persen menjadi per JugaHarga Pangan Naik, Buwas Tangkap Tangan Mafia Beras di PIBCHarga Pangan 4 Februari Cabai, Bawang Putih hingga Beras Masih NaikAdapun, harga beberapa komoditas pangan lainnya tercatat stabil. Beras kualitas medium I tercatat sebesar per kg, beras kualitas medium II per kg, beras kualitas super I per kg, dan beras kualitas super II per beras kualitas bawah I per kg, beras kualitas bawah II per kg, gula pasir kualitas premium per kg, dan gula pasir lokal per harga daging sapi kualitas I sebesar per kg, daging sapi kualitas 2 per kg, cabai rawit hijau per kg, minyak goreng curah per liter, dan minyak goreng kemasan bermerk 1 per sepekan terakhir, yakni 29 Januari - 5 Februari 2023, harga mayoritas bahan pangan tercatat data Panel Harga Badan Pangan Nasional per Minggu 5/2/2023, harga beras premium tercatat naik 0,38 persen menjadi per kg, beras medium naik 0,34 persen menjadi cabai merah keriting naik 0,45 persen menjadi per kg, dan daging sapi murni naik 0,79 persen menjadi per gula konsumsi naik 0,07 persen menjadi per kg, minyak goreng sederhana naik 0,17 persen menjadi per liter, tepung terigu curah naik 0,09 persen menjadi per kg, jagung peternak naik 1,20 persen menjadi per kg, ikan kembung naik 0,49 persen menjadi per kg, dan ikan bandeng naik 1,13 persen menjadi per itu, harga sejumlah komoditas tercatat turun dalam sepekan terakhir. Harga kedelai biji kering impor terpantau turun 0,07 persen menjadi per kg, bawang merah turun 0,25 persen menjadi per kg, bawang putih bonggol turun 0,35 persen menjadi per kg, dan cabai rawit merah turun 0,76 persen menjadi per daging ayam ras turun 0,42 persen menjadi per kg, telur ayam ras turun 0,35 persen menjadi per kg, minyak goreng curah turun 0,07 persen menjadi per liter, dan ikan tongkol turun 1,53 persen menjadi per kg. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Editor Denis Riantiza Meilanova Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam
harga bawang merah di pati hari ini